Aristo Aldero

http://51416089.student.gunadarma.ac.id/

Blog Archive

  • ►  2020 (4)
    • ►  July (1)
    • ►  May (1)
    • ►  March (1)
    • ►  January (1)
  • ►  2019 (3)
    • ►  December (1)
    • ►  November (1)
    • ►  October (1)
  • ►  2018 (2)
    • ►  July (1)
    • ►  March (1)
  • ▼  2017 (10)
    • ►  November (1)
    • ►  June (3)
    • ►  April (2)
    • ▼  March (4)
      • Objek Wisata Pantai Carita Pantai Carita – Sia...
      • RESEP BITTERBALLEN Bitterballen merupakan salah ...
      • Merpati Putih, bela diri keraton yang membumi hin...
      • TOKOH PEWAYANGAN “ KRESNA “ Ketika masih muda,...
  • ►  2016 (5)
    • ►  December (4)
    • ►  October (1)
Powered by Blogger.
studentsite.gunadarma.ac.id

About Me

Andro
View my complete profile
Objek Wisata Pantai Carita

Pantai Carita – Siapa yang tidak kenal pantai yang satu ini khususnya warga Jakarta. Pantai yang berlokasi di provinsi Banten ini merupakan salah satu pantai yang paling terkenal di Banten. Pesona pasir putih kecoklatan sepanjang tiga kilometer, menjadikan keindahna pantai ini begitu mempesona untuk para wisatawan. Akses yang mudah dari kota Jakarta, membuat pantai ini menjadi destinasi wisata favorit ketika akhir pekan tiba. Berada di tepi Jalan Raya Carita Labuan yang menjadi jalur utama untuk mengunjungi objek-objek wisata menarik lainnya di Banten seperti Ujung Kulon, Tanjung Lesung, dan Pulau Umang. Kemana pun tujuan wisatanya, kamu pasti akan melewati Objek Wisata Pantai Carita
pantai carita anyerPantai Carita – Siapa yang tidak kenal pantai yang satu ini khususnya warga Jakarta. Pantai yang berlokasi di provinsi Banten ini merupakan salah satu pantai yang paling terkenal di Banten. Pesona pasir putih kecoklatan sepanjang tiga kilometer, menjadikan keindahna pantai ini begitu mempesona untuk para wisatawan. Akses yang mudah dari kota Jakarta, membuat pantai ini menjadi destinasi wisata favorit ketika akhir pekan tiba. Berada di tepi Jalan Raya Carita Labuan yang menjadi jalur utama untuk mengunjungi objek-objek wisata menarik lainnya di Banten seperti Ujung Kulon, Tanjung Lesung, dan Pulau Umang. Kemana pun tujuan wisatanya, kamu pasti akan melewati Pantai Carita jika ke objek wisata tersebut.

Hembusan angin dengan lindungan berbagai pohon rindang khas tepi pantai, serta butiran pasir putih berkilau nan indah. Semuanya berpadu dalam panorama Pantai Carita yang indah. Bukan hanya pada hari libur saja pantai ini banyak dikunjungi oleh para wisatawan. Tapi pada hari-hari biasa pun pantai ini banyak dikunjungi untuk tempat bersantai dan menikmati indahnya suasan pantai. Angin laut yang menerpa serta deburan ombak yang mempesona, ditemani sebuah layar besar yang melukiskan keindahan Anak Gunung Krakatau. Pastinya menjadi moment indah tak terlupakan ketika kamu berkunjung ke pantai yang satu ini.


Sejarah Pantai Carita
Pada awalnya wisata Alam Pantai carita merupakan salah satu hutan lindung di Pandeglang yang memiliki luas 95 hektar. Dengan potensi alamnya yang indah, seperti pantai yang landai serta ombak yang tidak terlalu besar. Menjadikan kawasan ini cocok untuk dijadikan kawasan wisata. Dan pada tahun 1978 ditetapkan lah kawasan ini menjadi salah satu objek wisata pantai di Banten yang dinamakan Pantai Carita. jika ke objek wisata tersebut.
Hembusan angin dengan lindungan berbagai pohon rindang khas tepi pantai, serta butiran pasir putih berkilau nan indah. Semuanya berpadu dalam panorama Pantai Carita yang indah. Bukan hanya pada hari libur saja pantai ini banyak dikunjungi oleh para wisatawan. Tapi pada hari-hari biasa pun pantai ini banyak dikunjungi untuk tempat bersantai dan menikmati indahnya suasan pantai. Angin laut yang menerpa serta deburan ombak yang mempesona, ditemani sebuah layar besar yang melukiskan keindahan Anak Gunung Krakatau. Pastinya menjadi moment indah tak terlupakan ketika kamu berkunjung ke pantai yang satu ini.
Berbagai aneka flora dan fauna terdapat di kawasan Pantai Carita ini seperti kera ekor panjang, lutung, biawak, ular sanca, kelelawar, alap-alap, serta elang. dan untuk flora bisa kita temukan seperti pohon mahoni, jati, mahoni afrika, dan bungur. Kawasan yang kaya akan kekayaan alam ini hendaknya dijaga oleh warga sekitar dan para wisatawan yang berkunjung ke objek wisata Pantai Carita.

Tips Berlibur Ke Pantai Carita
Jika kamu ingin berlibur bersama keluarga ke kawasan wisata Carita. Maka hendaknya memperhatikan soal penginapan. Pesanlah penginapan seperti hotel, cottage, ataupun villa di sekitar kawasan Carita.



Transportasi Menuju Pantai Carita
Jalan menuju Pantai carita sebenarnya sangat mudah. Kamu hanya perlu menuju Jalan Tol Jakarta – Merak. Dan ikuti petunjuk jalan menuju Anyer. Dan nanti kamu akan menyusuri Jalan Raya Anyer Carita hingga sampai di lokasi tujuan. Dan untuk kamu yang dari Jakarta atau Bogor, bisa menempuh beberapa rute berikut:

Jakarta – Serang – Cilegon – Anyer – lokasi (Jaraknya sekira 170 km)
Jakarta – Serang – Palima – Batukuwung – lokasi (Jaraknya sekira 160 km)
Jakarta – Serang – Pandeglang – Labuan – lokasi (Jaraknya sekira 160 km)
Bogor – Rangkas Bitung – Pandeglang – Labuan – Lokasi (Jaraknya sekira 150 km)
Wisata Kuliner Di Carita
Di kawasan wisata Carita, kamu bisa mencicipi kuliner sea food seperti kepiting saus pedas, ikan bakar, gurame bakar, cumi, udang, serta makanan sea food lainnya. Setelah seharian bermain di pantai, kamu juga bisa membeli kelapa muda untuk menghilangkan dahaga di tenggorokanmu

Kegiatan Yang Dapat Dilakukan
Ketika telah sampai di kawasan wisata Carita, kamu tidak perlu bingung untuk melakukan berbagai kegiatan. Kamu bisa melakukan kegiatan-kegiatan seru seperti Jetsky, banana boat, diving, surfing, serta berenang dan bermain pasir di bibir pantai. Ombak di kawasan Pantai Carita tidak terlalu besar, sehingga aman untuk kamu berenang dan bermain air seperti body surfing, volly pantaik, berperahu, serta memancing dan melihat keindahan pantai sambil bersantai bersama keluarga. Dan tentunya jangan lupa juga untuk menikmati indahnya sunset di Pantai Carita.


Itulah beberapa ulasan tentang serunya berlibur di Pantai Carita Anyer. Semoga informasi ini dapat membantu kamu yang ingin berlibur di salah satu pantai terkenal di Banten ini. Dan jangan lupa ajak seluruh teman dan keluarga untuk berlibur di Pantai Carita.
RESEP BITTERBALLEN
Bitterballen merupakan salah satu kudapan yang berasal dari negeri kincir angin, Belanda. Bentuknya yang bulat berdiameter sekitar 3-4 cm ini memiliki tekstur yang sangat lembut. Sekilas bitterballen tidak jauh berbeda dengan kroket. Namun yang berbeda dari bitterballen adalah bahan yang digunakannya bukan berasal dari kentang melainkan berbahan dasar tepung terigu dan susu.

Berikut resep bitterballen
Bahan :
100 gr mentega
1 bawang bombay kecil di cincang
2 siung bawang putih di haluskan
400 gr tepung terigu
400 ml susu cair
100 gr daging giling ditumis sebentar jangan sampe kering
100 gr keju parut
2sdt garam
1sdt gula
1 biji pala diparut
merica
- 1 butir telor dikocok
- bread crumb

Cara masak :
-lelehkan mentega,  masukkan bawang bombay dan bawang putih sampai harum
- masukkan terigu sama susu sedikit2 sambil terus diaduk,  kasih garam,  gula,  merica,  pala
- masukkan daging giling dan keju
- angkat terus dinginkan dulu
- ambil adonan kira2 1 sdk makan,  bentuk bulat2,  bisa dikasih isian smoked beef/ melted cheese/ broccoli rebus/ mushroom
- masukkan kedalam kocokan telur,  gulingkan ke bread crumb
- simpan dilemari es selama kira2 30 menit
- goreng di api sedang sampai warnanya kekuningan
Merpati Putih, bela diri keraton yang membumi hingga mancanegara

Salah satu perguruan pencak silat yang masih eksis hingga saat ini adalah Merpati Putih (MP). Merpati Putih (MP) merupakan salah satu perguruan pencak silat bela diri Tangan Kosong (PPS Betako) dan salah satu aset budaya bangsa.

Dari berbagai literatur, aliran bela diri ini terbentuk sekitar tahun 1550-an dan hingga kini terus berkembang pesat. Saat ini MP merupakan salah satu anggota Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSI) dan Martial Arts Federation For World Peace (MAFWP) serta Persekutuan Pencak Silat Antar Bangsa atau PERSILAT (International Pencak Silat Federation).

Merpati Putih sendiri adalah suatu singkatan atau akronim dalam bahasa Jawa, yaitu: Mersudi Patitising Tindak Pusakane Titising Hening yang dalam bahasa Indonesia berarti 'Mencari sampai mendapat Kebenaran dengan Ketenangan'. Diharapkan seorang anggota Merpati Putih akan menyelaraskan hati dan pikiran dalam segala tindakannya.

Merpati putih pada awalnya merupakan ilmu keluarga Keraton yang diwariskan secara turun-temurun yang pada akhirnya atas wasiat Sang Guru ilmu Merpati Putih diperkenankan dan disebarluaskan dengan maksud untuk ditumbuhkembangkan agar berguna bagi negara. Awalnya aliran ini dimiliki oleh Sampeyan Dalem Inkang Sinuhun Kanjeng Susuhunan Pangeran Prabu Mangkurat Ingkang Jumeneng Ing Kartosuro kemudian diteruskan ke BPH Adiwidjojo (Grat I). Lalu setelah Grat ke tiga, R. Ay. Djojoredjoso ilmu yang diturunkan dipecah menurut spesialisasinya sendiri-sendiri, seni beladiri Merpati Putih ini mempunyai dua saudara lainnya yaitu bergelar Gagak Samudro dan Gagak Seto. Gagak Samudro diwariskan ilmu pengobatan, sedangkan Gagak Seto ilmu sastra. Dan untuk seni beladiri diturunkan kepada Gagak Handoko (Grat IV).



Dari Gagak Handoko inilah akhirnya turun temurun hingga ke Saring Hadi Poernomo, yang kemudian diturunkan kepada dua putranya yakni Purwoto Hadi Purnomo (Mas Poeng) dan Budi Santoso Hadi Purnomo (Mas Budi). Dan kini dikenal menjadi PPS Betako Merpati Putih.

Perguruan Merpati Putih hingga kini juga masih mencari keturunan kedua saudara seperguruan mereka, Gagak Samudro dan Gagak Seto. Merpati Putih masih mencari di tiap daerah di Tanah Air guna menyatukannya kembali ilmu yang terpecah tersebut.

Sang Guru Merpati Putih sendiri adalah Bapak Saring Hadi Poernomo, sedangkan pendiri Perguruan dan Guru Besar sekaligus pewaris ilmu adalah Purwoto Hadi Purnomo (Mas Poeng) dan Budi Santoso Hadi Purnomo (Mas Budi) sebagai Guru Besar terakhir yaitu generasi ke sebelas (Grat XI).

PPS Betako Merpati Putih awalnya berasal dari seni beladiri keraton. Termasuk di antaranya adalah Pangeran Diponegoro atau Raden Mas Ontowiryo.

Sebelum tahun 1998 Betako Merpati Putih hanya diajarkan untuk Warga Negara Indonesia saja. Namun karena minat dari luar negeri sangat banyak dan antusias, MP mulai membuka diri untuk menerima anggota dari luar negeri.

Adalah Nate Zeleznick dan Mike Zeleznick sebagai orang berkulit putih pertama yang diajarkan pencak silat ini pada tahun 1999 dan menjadi Pelatih Merpati Putih Pertama di Amerika untuk umum. Pada awal bulan Oktober 2000 Mas Pung dan Mas Budi meresmikan American School of Merpati Putih yang pertama berlokasi di Ogden City Mall, Utah. MP adalah satu-satunya Pencak Silat yang diselidiki secara ilmiah soal tenaga dalam.

Pada tahun 1995, seorang anggota PPS Betako Merpati Putih cabang 
Jakarta Selatan, Mas Eddie Pasar mendapat piagam penghargaan Rekor dari Museum Rekor Indonesia (MURI) karena mendemonstrasikan menyetir mobil terjauh dari Bogor ke Jakarta dengan mata tertutup. Dalam perguruan merpati putih, kemampuan untuk tetap bisa mendeteksi meski dengan mata tertutup tersebut disebut getaran.

Merpati Putih adalah perguruan pencak silat yang ilmiah, tidak ada mantra dan klenik. Semua realitas dan logis. Kemampuan pesilat Merpati Putih mematahkan benda-benda keras seperti kikir, baja, gagang pompa, pipa beton, dan sebagainya didapat dari olah pernapasan.
TOKOH PEWAYANGAN “ KRESNA “

Ketika masih muda, Kresna mempunyai nama Narayana. Narayana adalah putra Prabu Basudewa, raja di Mandura dan ibunya bernama Dewi Rohini. Ia memiliki dua saudara. Saudara yang tertua bernama Kakrasana, saudara mudanya bernama Dewi Rara Ireng atau Subadra (Sembadra). Nama kresna juga dikenal sebagai Kesawamurti, Padmanaba, Guwinda, Danardana, Wasudewa dan Wisnumurti.

Ketika masih kecil dengan saudara-saudaranya, Kresna dititipkan di Widarakandang. Mereka diasuh oleh Ki Demang Antyagopa dan Nyai Sagopi. Ketiganya dititipkan oleh Prabu Basudewa (ayahnya) karena adanya ancaman musuhnya yang merupakan saudara tirinya sendiri yaitu Kangsadewa.


Para istri dan para putra Kresna

Kresna beristri empat, yaitu dengan Dewi Pratiwi (berputra Raden Sitija/Setija/Bomanarakasura dan Dewi Siti Sundari), dengan Dewi Jembawati (berputra Raden Samba dan Guna Dewa), dengan Dewi Setyaboma (berputra Dewi Titisari), dan dengan Dewi Rukmini (berputra Raden Partajumena).


Kesaktian ajian yang dimiliki

Kresna juga menjadi titisan Dewa Wisnu. Di dalam pengembaraannya, Kresna/Narayana berguru pada Begawan Padmanaba. Ia mendapat anugerah dewa berwujud senjata ampuh yang tak tertandingi yaitu Cakra Bhaskara, Kembang Wijaya Kusuma (menghidupkan orang mati), serta kesaktian batin mengetahui sesuatu yang belum terjadi (seperti indra ke enam), mantra ajian Balasrewu (jika marah, berubah menjadi raksasa).




Kisah terkenal Kresna


Diceritakan bahwa Kresna mampu membunuh raja di Dwarakawestri, Prabu Kunjana Kresna/Yuda Kalakresna. Kemudian ia menjadi raja di sana. Nama musuhnya tetap dipakai olehnya shingga namanya menjadi Prabu Kresna. Raja Kresna dikenal adil, bijksana, murah hati, pandai, sakti, dan didukung oleh rakyatnya. Negara Dwarakawestri pun jadi subur, makmur dan adil merata.

Karena ia menjadi titisan Dewa Wisnu, Kresna mempunyai kewajiban menjaga dunia. Ia juga menjadi penasehat para Pandawa yang merupakan masih sekeluarga dengan Kresna. Kresna dan Pandawa pernah meminta negara Astina yang direbut oleh Duryudana. Tetapai Kurawa sangat licik, Kresna diracun, dikeroyok dan dihujani senjata agar mati. Namun Kurawa tak menyangka bahwa Kresna langsung menjadi raksasa dan mengobrak-abrik Astina. Ia berhenti setelah Narada turun dari kahyangan.

Selanjutnya setelah menyelesaikan kewajibannya sebagai Wisnu, Kresna menginginkan muksa. Ia bertapa dengan cara tidur di atas pohon. Kresna muksa setelah telapak kakinya terkena panah seorang pemburu, Ki Jara. Kresna muksa dalam wujud sebagai Wisnu.
Newer Posts Older Posts Home

Copyright © 2016 Aristo Aldero. Created by OddThemes & VineThemes